Rabu, 06 Februari 2013

SAN DIEGO HILLS MEMORIAL PARK AND FUNERAL HOMES TERBAIK DI INDONESIA DAN DI ASIA PASIFIK

San Diego Hills Memorial Parks and Funeral Homes


Konsep baru sebuah taman pemakaman unik dan terpadu kini hadir di Indonesia .....
Inilah persembahan terbaik yang bisa Anda berikan bagi orang-orang terkasih yang telah berpulang. Sebuah tempat yang pantas untuk mengantar dan mengenang kepergian mereka menuju alam keabadian, sekaligus nyaman di kunjungi seluruh keluarga yang ditinggalkan.
San Diego Hills Memorial Parks and Funeral Homes merupakan kawasan pemakaman pertama di dunia yang menawarkan kelengkapan fasilitas dan layanan berkualitas : taman pemakaman eksklusif, danau seluas 8 Ha., kapel, musholla, restoran Italia, jogging track, kolam renang, florist & gift shop, padang rumput asri bagi outdoor activity, hingga gedung serba guna berkapasitas 250 orang. Kini, melangsungkan pernikahan dan berwisata di kawasan pemakaman bukan lagi sesuatu hal yang tidak lazim dilakukan.
Sebagaimana proyek properti prestisiusnya yang lain, PT Lippo Karawaci Tbk. sangat concern mendesain San Diego Hills sejak awal dengan melakukan studi mendalam. Adalah taman pemakaman terkemuka dunia, Forest Lawn Memorial Parks and Mortuaries di California Amerika Serikat, yang kemudian diadaptasi konsep dasarnya bagi pendirian San Diego Hills Memorial Parks and Funeral Homes di areal seluas 500 Ha.
Berpegang pada pandangan semua agama, bahwa mengantar dan mengenang orang-orang yang telah berpulang haruslah dilakukan dengan cara yang benar menurut kaidah, pantas, khusuk, dan khidmat, detail layanan dan fasilitas di San Diego Hills dirancang untuk menghormati tata cara penguburan yang sesuai  bagi setiap penganut agama dan tradisi yang majemuk di Indonesia, tanpa mengurangi kedalaman nilai-nilai spiritualnya. Untuk itu area pemakaman  San Diego Hills terbagi menjadi 3 bagian besar yang sarat makna :  
Universal Garden - Christian
Garden of Prosperity and Joy - Tiong Hoa
Five Pillars Garden. - Mosleem
Kami membuat orang merasa nyaman. Tidak perlu membayar setiap tahun, cukup membayar sekali saja untuk lahan pemakaman, kecuali bangunan rusak.
Kami belajar dari Forest Lawn di Amerika Serikat. Mereka punya lahan pemakaman di mana-mana di AS. Konsep pemakaman yang dibangun Forest Lawn tidak menyeramkan. Mereka membuat menjadi memorial park.
Kami memodifikasi memorial park dengan membangun fasilitas lainnya karena melihat tradisi orang Asia, orang Indonesia, di mana ketika berziarah ke makam, mengajak orang sekeluarga dan jarang sendirian.
Jadi di San Diego Hills, orang berziarah ke makam orang yang dicintai sambil berwisata. San Diego Hills memiliki family center, multi function room, yang disewakan. Di San Diego Hills juga ada kapel untuk orang Kristen. Biasanya mereka tidak terburu-buru. Ini kombinasi konsep Forest Lawn dan kultur Indonesia.
Di San Diego Hills juga ada restoran masakan Italia dan kolam renang. Juga ada danau buatan "Lake Angels" seluas 8 hektar, di mana anak-anak bisa naik boat menyusuri danau itu.
Kami juga menyediakan sepeda agar anak-anak bisa bermain. Ada sofa seperti di country club. Pokoknya kami buat orang yang ada di sana senyaman mungkin.
Di San Diego Hills, ada tempat untuk meeting, outbound, juga bisa digunakan untuk tempat menikah. Ada pasangan yang ingin menikah di dekat orangtuanya yang sudah meninggal dunia dan dimakamkan di sini.
Wartawan National Geographic yang datang ke sini menyebutkan bahwa San Diego Hills merupakan memorial park pertama di dunia, yang memadukan konsep Forest Lawn di mana pemakaman tidak harus seram dengan kultur masyarakat Indonesia.
Kalau di TPU, mungkin orang harus buru-buru di pemakaman dan tidak membawa anak kecil. Tapi di San Diego Hills, keluarga besar tetap bisa membawa anak kecil. Di saat orang dewasa sibuk dengan acara pemakaman, anak-anak kecil bisa bermain dengan nyaman. Tradisi berziarah ke makam orang yang dicintai itu sangat penting karena kita mengajarkan kepada anak-anak perlunya berziarah.

Saat ini 90 persen lahan di San Diego Hills terjual dari penjualan pre-need. Sejak tahun 2007 hingga saat ini, dari lahan 500 hektar, sudah terjual 10 persen atau 50 hektar. Dari 50 ha itu, 20 hektar di antaranya merupakan fasilitas. Sampai Maret 2011, sudah 1.700 orang dimakamkan di sini, atau 60 orang dalam sebulan.
Kalau dulu orangtua sering menasihati, "hati-hati jangan lewat dekat kuburan supaya tidak kerasukan". Tapi di San Diego Hills, orang bisa berjam-jam di memorial park ini. Akses masuk ke San Diego Hills mudah, dari jalan tol Jakarta-Cikampek keluar di gerbang tol II Karawang Barat Km 46.

Sejak diperkenalkan kepada publik, San Diego Hills mendapatkan tanggapan yang cukup baik dari masyarakat. Saat ini telah terjadi perubahan paradigma dari At-Need (membeli kavling kalau ada keluarganya meninggal) menjadi Pre-Need (memesan lebih dulu), dimana banyak orang berfikir bahwa sesuatu yang tabu kalau membeli Pre-Need. Saat ini tak kurang dari 15.000 Pre-Need dan 700 makam telah terisi.

Dari sisi jumlah masyarakat yang berkunjung melihat langsung lokasi, fasilitas dan keindahan memorial park dengan luas total 500 hektar itu telah mencapai 8.000 - 10.000 pengunjung perbulan yang terdiri dari beragam keyakinan. Ada kelompok pengajian yang secara sukarela menyewa bus sendiri sampai pada keluarga yang membawa mobil pribadi bersama keluarga untuk melihat sampai memilih lokasi.

Keistimewaan yang dimiliki San Diego Hills adalah masyarakat yang membeli unit akan terbebas dari iuran tahunan dan dari biaya pemeliharaan selamanya. Masyarakat cukup membayar satu kali untuk tempat yang dipesannya.

Hal lain yang membuat masyarakat Jakarta dan sekitarnya begitu tertarik pada SDH adalah terletak di lokasi strategis dan mempunyai akses langsung dari jalan tol Cikampek dan hanya 45 menit dari Jakarta. Dibangun dengan mempertahankan kontur asli yang berbukit dan berlembah, SDH didesain sebagai kawasan dengan berbagai fasilitas modern melebihi dari kebutuhan sebuah taman pemakaman pada umumnya yang dibangun di Indonesia.

San Diego Hills memiliki beragam fasilitas yang tidak pernah dijumpai di memorial park manapun di dunia. Didalamnya terdiri dari bangunan dengan model arsitektur bergaya Mediteranian dan bangunan kuno dari Turki seperti Heavenly Dome sebagai gedung serbaguna, restaurant Italia “La Collina” dengan kapasitas 200 kursi. Taman rerumputan yang indah untuk melangsungkan acara ditepi danau seluas 8 hektar, fasilitas untuk berolahraga seperti kolam renang, lapangan bola, jogging track, olahraga bersepeda, toko swalayan Foodmart yang menyediakan aneka minuman dingin, hot snack, bakery dan LA ROSA FLORIST and GIFT SHOP dimana anda bisa memesan bunga utk ziarah, wedding, ulang tahun dll.

Di lokasi family centre, SDH juga telah mencatat sudah lebih dari lima pasangan yang mengabadikan kenangan terindahnya yaitu menyelenggarakan pesta pernikahan tepatnya di restaurant La Collina.

“Jadi apa yang menjadi harapan kami diawal pembangunan San Diego Hills telah dipahami oleh masyarakat dan fungsi San Diego Hills selain sebagai memorial park juga bisa berfungsi sebagai pusat pertemuan keluarga, seperti adanya pasangan yang telah memutuskan untuk melangsungkan pernikahan di Ssn Diego Hills,” ujar Suziany Japardy, Direktur Marketing San Diego Hills.

San Diego Hills Memorial Park juga dilengkapi Heroes’ Plaza, sebuah area pemakaman yang dipersembahkan untuk menghormati jasa-jasa para tokoh nasional dalam bidang seni, budaya dan kesusasteraan, pendidikan, pemerintahan, kemasyarakatan dan olahraga. Para ‘pahlawan’ yang telah dimakamkan disitu antara lain Almarhum Ronny Pattinasarani, Li Poe Djian, Endang Witarsa dan Indra Gunawan; kesemuanya merupakan ‘pahlawan’ dalam bidang olahraga.

San Diego Hills Memorial Park memberikan hak kepemilikan berupa surat kolektif makam yang bisa dipindahtangankan dan diadministrasikan oleh PT Share Star Indonesia. Keuntungan yang akan diperoleh pembeli adalah lahan pemakaman berlaku untuk selamanya tanpa kuatir akan digusur dan tanpa biaya perawatan.



Info Lebih Lanjut Hub :
SMS / TELP / WHATSAPP
Harry - 085717078635
Marketing Executive LLC